46 Tenaga Medis Positif Covid-19, Vicky Shu Khawatirkan Adiknya yang Dokter: Jauhkan Stigma Negatif

Jumat, 17 April 2020 14:36
zoom-inlihat foto
vicky-shu-dan-adiknya.jpgInstagram Vicky Shu
Vicky Shu dan adiknya yang jadi dokter
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penyanyi Vicky Shu ikut prihatin dengan adanya 46 tenaga medis yang positif corona di Semarang, Jawa Tengah.

Sebanyak 46 tenaga medis yang bertugas di RSUP Dr Kariadi Semarang dinyatakan positif corona setelah merawat pasien Covid-19.

Rupanya, adik perempuan Vicky Shu, Kalila Labita, merupakan seorang dokter gigi.

Sang adik sedang mengambil spesialis bedah mulut di Universitas Padjajaran.

Kalila Labita yang akrab disapa Lala itu juga kini bertugas di RSHS Bandung.


"Kebetulan lala harus melakukan tindakan kepada korban kecelakaan yang dikhawatirkan merupakan OTG karena berkaitan dengan positif Covid-19," tulis Vicky Shu di akun Instagramnya, Jumat (17/4/2020).

Beruntung, pasien yang ditangani oleh sang adik jujur soal kondisinya.

"Apresiasi tinggi terhadap bapak tersebut karena sudah jujur akan kondisinya .

Sehingga tenaga medis diharapkan bisa melakukan perlindungan diri semaksimal mungkin ketika mengobati pasien," tulis Vicky Shu lagi.

Ia pun mengucapkan terimakasih kepada semua tenaga medis yang berdiri di garda terdepan dan langsung berhadapan dengan pasien Covid-19.

• Ganjar Pranowo Beri Bantuan ke Warganya di Jabodetabek yang Terdampak PSBB: Silahkan Lapor Sekarang

• Lapor ke Ganjar hingga Anies saat Warga Mengadu, Susi Pudjiastuti : DPR Gaji Besar, Saya Gratisan

"Termasuk menghimbau dan berterimakasih kepada semua penderita yang mau berkata jujur menjelaskan kondisinya

Karena itu sangat berarti terutama bagi para petugas medis," tulisnya lagi.

Ia pun mengaku prihatin dengan adanya 46 tenaga medis yang positif corona.

Vicky Shu juga mengajak masyarakat untuk menjauhi stigma negatif terhadap pasien Covid-19.

"Saya ikut prihatin dan berdoa mendengar bahwa sebanyak 46 tenaga medis di RSUP Kariadi Semarang positif covid.

Mulai sekarang jauhkan stigma negatif pasien Covid-19.

Bayangkan jika itu menimpa kalian atau keluarga kalian.

Marilah kita gotong royong berdoa dan melakukan yang terbaik untuk memutus rantai virus ini," tutup Vicky Shu.


• Prediksi Gubernur Anies Baswedan : Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bisa Sampai 8.000 Orang

• Gejala Covid-19 Makin Beragam dari Demam hingga Gatal-gatal, Dijuluki Penyakit 1000 Wajah

Sementara itu, dilansir dari Kompas.com, 46 tenaga medis yang terpapar virus corona itu kini menjalani isolasi di Hotel Kesambi Hijau yang merupakan hotel milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapatkan informasi mengejutkan pada Rabu (15/4/2020).

Informasi tersebut mengenai jumlah tenaga medis di RSUP Kariadi Semarang yang terjangkit corona.

"Kemarin (Rabu, 15 April 2020) saya dihubungi Kadinkes kalau ada tenaga medis yang positif Covid-19, jumlahnya sekitar 24 orang," kata dia.

Kemudian, pada Kamis (16/4/2020), Ganjar mendapatkan informasi bahwa tambahan jumlah tenaga medis yang terinfeksi corona sebanyak 22 orang.

Dengan demikian, total ada 46 tenaga medis RSUP Kariadi yang dinyatakan positif corona.

Mereka yang terpapar antara lain dokter dan perawat.

Dari jumlah tersebut, antara lain 6 orang residen internal, 5 orang residen obgyn, 15 orang residen bedah, serta 13 orang residen THT dan lainnya.

Ganjar mengaku terkejut melihat jumlah tenaga medis terpapar corona begitu besar.

"Maka sekarang, lho kok banyak amat jumlahnya," ungkap dia.

Usai mendapatkan kabar itu, Ganjar langsung menyiapkan lokasi isolasi.

• Dijodohkan dengan Luna Maya oleh Melaney, Pengakuan Herjunot Ali Bikin Genk Mentri Ceria Histeris

• Cerita Hartini Soal Pelayanan Tim Medis di Purbalingga, Mulai dari Positif Corona hingga Sembuh

 "Setelah saya tahu ada kabar itu, saya minta untuk langsung diisolasi dan mereka bersedia. Langsung saya rescue saja untuk disiapkan tempat isolasi," jelas Ganjar.

Adapun hotel yang digunakan sebagai lokasi adalah Hotel Kesambi Hijau.

Hotel tersebut adalah hotel milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Candi Baru, Kota Semarang.

Gubernur mengaku, dirinya sempat mendapatkan kiriman video yang menggambarkan kondisi para tenaga medis dalam menjalani masa karantina.

"Kalau saya liat video yang beredar, mereka ceria dan semangat. Mereka dokter, pasti tahu kondisinya masing-masing secara medis," tutur Ganjar.

Tak hanya dukungan berupa tempat isolasi, Pemprov pun menyiapkan kebutuhan para tenaga medis positif corona itu.

"Kemarin ada yang minta vitamin, langsung kami kirimkan kepada mereka. Kami akan berusaha menyiapkan hal terbaik bagi mereka," ungkap Ganjar.

Pesan dari mereka

Melansir Tribun Jateng, para petugas medis tersebut membuat sebuah video untuk mengabarkan kondisi mereka saat ini.

"Kami saat ini sedang mengisolasi diri di tempat yang disiapkan RS Kariadi bekerja sama dengan Pemprov. Keadaan kami baik-baik. Mohon doa agar sampai tes kami negatif, kami selalu sehat," kata salah seorang pria dalam video itu.

Sementara petugas medis lainnya menyahut, wabah Covid-19 ini harus dihadapi bersama.

"Ayo jaga diri masing-masing, tetap sehat, ceria, positive thinking, bersama hadapi Covid-19. Ini harus dihadapi bersama," kata dia.

Sedangkan petugas medis lainnya meminta masyarakat selalu menjaga kewaspadaan.

"Kondisi kami baik, hampir tidak ada keluhan. Pesan kami mohon hati-hati bisa jadi kita tertular dari orang di sekitar yang tidak kita ketahui dan bisa jadi kita tidak punya gejala sama sekali, tetapi positif Covid-19 seperti kami. Kita semuanya tetap semangat," tutur pria tersebut.



Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul 46 Tenaga Medis Positif Covid-19, Vicky Shu Khawatirkan Adiknya yang Dokter: Jauhkan Stigma Negatif, https://bogor.tribunnews.com/2020/04/17/46-tenaga-medis-positif-covid-19-vicky-shu-khawatirkan-adiknya-yang-dokter-jauhkan-stigma-negatif?page=all.
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Damanhuri

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel