BREAKING NEWS: PILOT Sriwijaya Air Meninggal Terkena Corona di Surabaya, Kata Yusril Ihza Mahendra

Senin, 13 April 2020 14:58
   
capt-didiek-samihadi-pilot-sriwijaya-air-meninggal.jpg
Capt Didiek Samihadi Pilot Sriwijaya Air dikabarkan meninggal setelah dirawat 10 hari di Surabaya karena Covid-19. - @yusrilihza_mhd

* Pilot Sriwijaya AIr meninggal karena Corona

* Pilot Sriwijaya dirawat 10 hari sebelum kemudian meninggal di Surabaya

* Kabar duka disampaikan Yusril Ihza Mahendra 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Seorang pilot Sriwjaya Air terkena Virus Corona atau Covid-19.

 Setelah dalam perawatan, Pilot Sriwijaya meninggal terkena Corona.  

Informasi meninggalnya Pilot Sriwijaya Air terkena Covid-19 itu disampaikan mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra.

Melalui akun twitternya, Senin (13/4/2020) siang ini, Yusril Ihza Mahendra informasikan kepergian Capten Didiek Samihadi tersebut dalam usia 60 tahun.

"Telah berpulang ke Rahmatullah Capt Didiek Samihadi (1960-2020) penerbang Sriwijaya Air akibat Covid 19 di Surabaya," ujar Yusril Ihza Mahendra melalui akun twitternya.

Yusril menambahkan, almarhum Capt Didiek Samihadi meninggal setelah dirawat 10 hari di ruang isolasi sebuah rumah sakit. 



• KABAR BAIK, Pasien Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh di Kabupaten Bekasi Terus Bertambah

• RAMUAN Wali Kota Bima Arya Hadapi Corona Ternyata Hanya Daun Sirih dan Jahe Merah, Ini Cara Buatnya

"Kami semua berduka atas kepergiannya. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu," ujar Yusril Ihza Mahendra.

Simak informasi lengkap Yusril berikut ini.

@Yusrilihza_Mhd: Telah berpulang ke Rahmatullah Capt Didiek Samihadi (1960-2020) penerbang Sriwijaya Air akibat Covid 19 di Surabaya.

Almarhum wafat setelah lebih 10 hari diisolasi di RS. Kami semua berduka atas kepergiannya. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu..



Sementara itu, Wartakotalive.com, masih terus berusaha menghubungi manajemen Sriwijaya Air untuk meminta konfirmasi atas informasi tersebut.

Tetapi, hingga berita ini diturunkan belum berhasil.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra juga menginformasikan sejumlah tokoh yang meninggal karena Virus Corona lewat cuitan di twitter.

@Yusrilihza_Mhd 23j: AE Priyono wafat hari ini karena pneumonia. Ia seorang editor, penulis dan intelektual sejak zaman jayanya LP3ES.

Saya kehilangan seseorang yang selalu berpikir kritis dengan semangat kecintaan kepada Islam yang tak pernah padam. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu..

@Yusrilihza_Mhd: Wafatnya dokter dan perawat di berbagai RS dalam menangani pasien Covid 19 seharusnya menjadi keprihatinan Pemerintah dan kita semua.

APD di RS kita kurang memadai baik di kota2 besar apalagi di kota2 kecil. Keadaan kita sangat memprihatinkan.

@Yusrilihza_Mhd: Telah berpulang ke Rahmatullah Dr Soekoetjo Soerodiwirjo, Sp.Rad di RS Hasan Sadikin Bandung, Jum’at kemarin.

Makin hari makin banyak dokter kita yang wafat dalam menjalankan tugas merawat pasien Covid 19. Allahummaghfirlahu warhamhu. Duka cita dan keprihatinan yg amat mendal



Pilot Meninggal karena Corona, Ini Penjelasan Kementerian Perhubungan

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan meminta pihak maskapai menyerahkan riwayat pilot yang diduga meninggal akibat menderita virus corona.

“Kita minta ke maskapai untuk menyerahkan history (riwayat) pilot ini terbang ke mana saja, co-pilot-nya siapa, krunya siapa agar untuk melakukan tes swab dan isolasi mandiri,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto seperti dikutip dari Antara, Selasa (24/3/2020).

Menurut dia, hal tersebut sesuai dengan Protokol Kementerian Kesehatan, yakni orang yang kontak dengan positif corona harus dilacak dan dikarantina.

Novie membenarkan bahwa pilot yang bersangkutan, yakni Captain Sutopo Putro merupakan pilot maskapai nasional, namun dia enggan menyebutkan nama maskapai tersebut.

“Kemenhub tidak berwenang untuk menyampaikan nama maskapai ini,” katanya.

Secara terpisah, Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro membenarkan bahwa Pilot Captain Sutopo Putro merupakan pilot maskapai swasta nasional itu, namun diaa enggan menyebutkan penyebab meninggalnya yakni diduga terinfeksi virus corona.

“Yang berhak menyatakan hanya tim medis,” ujar Danang.

Capt. Sutopo Putro dinyatakan meninggal dunia kurang lebih pukul 17.50 waktu setempat (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) pada Minggu (22/ 03) oleh dokter (tim medis). Jenazah sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan pada hari yang sama, Minggu (22/ 3/2020).

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pilot Meninggal Diduga Positif Corona, Kemenhub Minta Hal Ini ke Maskapai"

Penulis: Suprapto
Sumber: Warta Kota

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel