Kabar Gembira! Pemerintah Indonesia Sudah Kantongi Obat Produksi Dalam Negeri untuk Virus Corona

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus positif virus corona di Indonesia kian meningkat setiap harinya.
Dilansir oleh Covid19.go.id, hingga Rabu (8/4/2020), total kasus virus corona di Indonesia mencapai 2.956 kasus.

Jumlah tersebut adalah total dari penambahan 218 kasus dibanding hari sebelumnya.

Sementara itu, sudah ada 240 pasien yang dinyatakan meninggal dunia dan 222 pasien sembuh dari Covid-19 ini.

Pemerintah Indonesia hingga saat ini masih getol menekan rantai penyebaran virus corona.

Tak hanya melalukan Pembatasan Sosial Bersakal Besar atau PSBB.

Kali ini, upaya medis pun terus digenjot.

Baca: WHO Sebut Penyemprotan Disinfektan di Jalanan adalah Hal Sia-sia Cegah Covid-19, Ini Alasannya

Baca: UPDATE Kasus Virus Corona Terbaru di Indonesia Rabu 8 April 2020: 2.956 Terkonfirmasi


Kabar gembira juga disampaikan oleh Menristek RI mengenai sejumlah penelitian terhadap obat ataupun vaksin corona.

"Ini memang jangka menengah panjang, untuk vaksin misalkan ini dibutuhkan kira-kira waktu satu tahun," ujar Prof. Dr. Bambang PS Brodjonegoro dari Menristek RI dikutip dari kanal YouTube 'BNPB Indonesia' (6/4/2020).

"Kecuali barangkali ada vaksin yang sudah dikembangkan di luar kemudian bisa diproduksi di Indonesia," sambungnya.

Bambang juga menjelaskan mengenai pil kina yang dikabarkan ampuh untuk pasien terjangkit Covid-19.

Perwakilan Menristek RI ungkap Indonesia sedang melakukan uji coba terhadap pil kina.
Perwakilan Menristek RI ungkap Indonesia sedang melakukan uji coba terhadap pil kina. (YouTube BNPB)
Lebih lanjut, disampaikan kalau saat ini pemerintah juga menyediakan suplemen yang bahannya berasal dari Indonesia.

"Tapi kami juga fokus, selain vaksin ada suplemen.

"Paling tidak untuk menjaga imunitas dari tubuh dengan berbagai bahan yang ada di Indonesia dan tentunya obat," jelas Bambang PS Brodjonegoro.

Saat ini, obat asli Indonesia tersebut sedang dalam masa uji coba.

"Salah satu yang sedang diuji untuk obat Covid-19 adalah pil kina," tukas Bambang.

Menyoal keputusan pemerintah berencana menjadikan pil kina sebagai obat corona.

Perwakilan dari Menristek RI tersebut pun menjelaskan alasannya.

"Karena pil kina ini memiliki kesamaan dengan yang sudah diberitakan media yaitu Klorokuin," jelas Bambang.

Ilustrasi obat 
Ilustrasi obat (pixabay.com)
Bambang PS Brodjonegoro juga berharap agar uji coba terhadap pil kina berbuah manis.

"Mudah-mudahan dari pengujian ini ada sesuatu yang barangkali ada yang bisa berkontribusi pada pengobatan Covid-19 itu sendiri," sambungnya.

Melansir dari Kompas.com, pil kina dan klorokuin memiliki kesamaan struktur zat.

Ekstrak kulit batang pohon kinia mengandung Quinine Sulfate atau Kuinin Sulfat.

Kedua struktur tersebut diyakini memiliki manfaat yang sama dalam proses penyembuhan dan pencegahan penyakit malaria.

Sama halnya dengan Klorkuin yang pada dasarnya adalah obat malaria.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel