Perawat RSUP Kariadi Semarang Meninggal karena Corona, Dimakamkan Dekat Dengan Makam Ayahnya

Kamis, 9 April 2020 16:43
   
humas-gugus-tugas-percepatan-p.jpg
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, saat ditemui, Kamis (9/4/2020) sore. - Tribun Jateng/Akbar Hari Murti

Perawat RSUP Kariadi Semarang Meninggal karena Corona

Dimakamkan Dekat Dengan Makam Ayahnya di Ungaran Timur, tidak ada penolakan warga

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang menginformasikan 1 warga positif corona asal Kabupaten Semarang meninggal dunia, Kamis (9/4/2020).

Perempuan asal Ungaran Timur Kabupaten Semarang itu bekerja sebagai perawat di RSUP Kariadi Kota Semarang dan dimakamkan di TPU Sewakul, Ungaran Timur Kabupaten Semarang.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, mengatakan, pemakaman di Sewakul Ungaran Timur merupakan kehendak dari keluarganya.

• UPDATE: Jenazah Perawat RSUP Dr Kariadi Semarang Meninggal Karena Corona Batal Dimakamkan di Ungaran

"Pemakaman di Sewakul, Ungaran Timur, atas permintaan keluarga.

Sebenarnya karena yang bersangkutan warga Ungaran Timur, sudah disiapkan pemakaman oleh warga di Susukan Ungaran Timur."

"Namun demikian pihak keluarga meminta untuk dimakamkan di Sewakul Ungaran timur, agar dekat dengan makam ayahnya," jelas Alex, Kamis sore di Kantor Bupati Semarang.

Ilustrasi. Foto-Prosesi pemakaman jenazah PDP virus corona di TPU Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Senin (6/4/2020) sekira pukul 17.00. (Istimewa)

Menurutnya yang bersangkutan meninggal dunia Kamis ini di RSUP Kariadi Kota Semarang.

"Jenazah saat ini di pulasara ditangani tim khusus pemulasaran.

Kemudian dimakamkan di Sewakul Kecamatan Ungaran Timur," lanjutnya.

Alex menjelaskan, dari kondisi di lapangan, masyarakat di Ungaran Timur Kabupaten Semarang tidak mempermasalahkan pemakaman yang bersangkutan.

Tidak ada informasi penolakan warga terkait pemakaman yang bersangkutan.

"Artinya mereka mau memahami bahwa yang bersangkutan memang warga Ungaran Timur Kabupaten Semarang," jelasnya.

Lebih jauh Alex menjelaskan, data ODP di Kabupaten Semarang sampai saat ini ada 284 orang.

Sementara data PDP ada 5 orang, dan positif corona ada 3 orang.

"Untuk yang positif data saat ini dua sudah sembuh dari Corona," jelasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening yang berada di tempat pemakaman, menuturkan pihaknya menyampaikan belasungkawa terkait meninggalnya pasien positif corona asal Kabupaten Semarang di RSUP Kariadi Semarang.

Ia menjelaskan Pemkab Semarang telah menyiapkan tempat khusus pemakaman jenazah corona di Kabupaten Semarang yakni di TPU Genuk Ungaran Barat, apabila tak ada lagi alternatif lain.

"Namun jika masyarakat sekitar memahami dan tidak ada penolakan maka tidak ada masalah," jelas Bondan. (Ahm)

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel