Sedang Wabah Covid-19, MUI Indramayu Anjurkan Masjid Laksankan Salat Tarawih dan Witir Berjamaah

Kamis, 16 April 2020 12:36
   
ilustrasi-salat-berjamaah_20170531_080200.jpg
Ilustrasi salat berjamaah. -
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Menjelang Bulan Ramadan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu sepakat untuk tetap menganjurkan masjid-masjid melaksanakan Salat Tarawih dan Witir berjamaah.

Ketua MUI Kabupaten Indramayu, KH Satori mengatakan, anjuran tersebut merujuk pada Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah Dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19.



"Kepada seluruh masyarakat Indramayu menjelang Bulan Ramadan karena Indramayu masih zona aman atau zona kuning, maka ritual seperti sunah melaksanakan tarawih dilakukan seperti biasa," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (16/4/2020).

KH Satori berpendapat, meski Salat Tarawih dan Salat Witir termasuk salat sunah, tapi pelaksanaannya sangat ditekankan.

• Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Hidup 115 Pedagang Asongan Selama Wabah Corona, agar Tak Jualan di Jalan

Terlebih di Indonesia sendiri, Salat Tarawih menjadi ibadah yang sudah sangat melekat setelah umat Islam berpuasa pada siang harinya.

Kendati demikian, dalam pelaksanaanya Salat Tarawih dan Salat Witir itu, ditegaskan KH Satori harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang dicanangkan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Seperti menyediakan tempat cuci tangan, menjaga kebersihan majid agar terhindar dari virus, mengenakan masker, menjaga jarak, termasuk bacaan surat imam dalam salat yang tidak terlalu panjang, dan lain sebagainya.

• Hasil Rapid Test Covid-19 Tiga Warga Kota Cirebon Positif, Kadinkes: Belum Tentu Terpapar

Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk senantiasa meminta kepada Allah SWT agar bisa terhindar dari wabah Covid-19.

"Kita sebagai umat Islam tidak boleh menapikan kekuatan Allah. Bahwa Allah akan melindungi bagi hamba-hambanya yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya," ujar dia.

• Proses Pemakaman Pasien Dalam Pengawasan di Majalengka Sesuai Prosedur Protokol Kesehatan

"Maka Allah pun akan memberikan jalan keluar untuk apa saja, termasuk untuk terhindar dari paparan Covid-19," lanjut KH Satori.

KH Satori juga berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir pada Bulan Ramadan nanti.

"Semoga wabah ini akan hilang pada bulan puasa nanti," ujarnya.

• Mayat Perempuan Tergeletak di Setu Pengarengan Depok, Jawa Barat, Ada Luk-luka di Tubuh

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel