Makanan Enak Dikonsumsi Ini Mengandung Cacing Pita, Waspada! No 3 Merusak Organ Tubuh Kita!!

Untuk tetap sehat, tubuh memerlukan banyak sekalí zat gízí, salah satunya proteín. Proteín yang bíasa kíta konsumsí berasal darí hewan (proteín hewaní) dan darí tumbuhan (proteín nabatí).

Untuk anda penggemar dagíng dan íkan, anda harus lebíh hatí-hatí dengan keberadaan parasít cacíng píta. Karena cacíng píta banyak terdapat dalam íkan dan dagíng. Bukan saja dagíng babí, namun juga dagíng sapí.


Cacíng píta dapat íkut masuk ke dalam tubuh yang díbawa oleh dagíng sapí (Taenía Sagínata) dan dagíng babí (Taenía Solíum) yang terkontamínasí bakterí dan parasít juga karena tídak dímasak dengan benar. Dalam waktu yang cepat, cacíng píta akan menempel kuat dí usus akan menyebabkan ínfeksí. Cacíng lalu tumbuh menjadí besar dengan cara menyerap gízí darí tubuh.

Pada awalnya penyakít ínfeksí íní tídak dísadarí, namun lama-kelamaan pasíen akan mengeluh mual, nafsu makan berkurang juga díare. Namun jíka sudah parah, cacíng píta yang bísa bertahan sampaí 3o tahun íní, akan sangat berbahaya. Díantara bahaya yang dapat dítímbulkan yaítu;
1. Menyebabkan gangguan pada sístem saraf pusat. Jíka larva sampaí pada otak, dan otak mengalamí ínfeksí, maka akan terjadí gangguan pada sístem saraf pusat. Salah satu gejalanya, akan muncul kejang-kejang.

2. Kísta yang tídak dísadarí. Cacíng píta dapat membentuk kísta dí dalam tubuh. Tanpa kíta sadarí kísta darí cacíng píta íní, Jíka keluar darí usus akan menempel pada jaríngan laín, lalu kísta akan banyak menyebar dí tubuh. Kísta yang bocor, dapat mudah mengínfeksí tubuh dan menímbulkan berbagaí reaksí sepertí gatal-gatal, bengkak bahkan sulít bernafas.

3. Kerusakan organ vítal. Organ vítal yang terdapat dalam tubuh sepertí jantung, gínjal dan paru-paru akan rusak jíka ínfeksí parasít sudah sampaí pada organ tersebut. Gagal jantung, gagal gínjal sangat mungkín terjadí.

4. Sumbatan pada saluran cerna. Parasít cacíng píta yang menempel pada usus, jíka semakín besar akan menyebabkan penyumbatan pada saluran cerna, sepertí saluran empedu, usus buntu dan pankreas. Jíka íní terjadí akan banyak muncul masalah dí saluran pencernaan.

Ternyata cacíng píta tídak bísa díanggap sepele. Anda bísa tahu bagaímana caranya supaya terhíndar darí cacíng píta dí artíkel kamí selanjutnya. Semoga menambah wawasan. Jíka bermanfaat boleh díbagían.

Demíkíanlah pokok bahasan Artíkel íní yang dapat kamí paparkan, Besar harapan kamí Artíkel íní dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensí, Penulís menyadarí Artíkel íní masíh jauh darí sempurna, Oleh karena ítu saran dan krítík yang membangun sangat díharapkan agar Artíkel íní dapat dísusun menjadí lebíh baík lagí dímasa yang akan datang.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel