Innalillahi, Seorang Guru dan Hafidz Quran Berusia 96 Tahun Yang Meninggal Saat Membaca Al-Quran

  TRIBUNJOGJA.COM - "Setiap jiwa pasti merasakan mati," (Q.S. Ali Imran ayat 185).





Semua yang diciptakan oleh Allah SWT, maka suatu saat akan kembali padaNya. Tapi kapan waktunya, itulah rahasia Allah SWT.

Berita duka datang dari Turki, di mana seorang penghafal Al Qur'an sekaligus guru mengaji berusia 96 tahun bernama Mehmed Ali Seflek Hodja meninggal dunia ketika membaca Al Qur'an.

Jenazahnya ditemukan dalam posisi terduduk di kursi, dan kepalanya tergeletak di atas lembaran Al Qur'an.

Dia adalah seorang pengajar yang memiliki ribuan murid.

Mehmed Ali Seflek Hodja lahir di desa Hirka, Tavas, Denizli, Turki.
Kabar ini menjadi ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya Twitter, setelah seorang seniman dan penyair Turki, Dursun Ali Erzicanli mengunggahnya pada Kamis (30/4/2020) lalu.

Dikutip Tribunjogja.com dari laman Harian Metro Malaysia, Minggu (3/5/2020), Mehmed Ali Seflek Hodja meninggal dunia karena serangan jantung pada Selasa (28/4/2020) malam waktu setempat.

Beberapa media lokal Turki ada yang mengatakan bahwa Mehmed memiliki riwayat penyakit Alzheimer, suatu penyakit yang berhubungan dengan masalah ingatan.

Meski begitu, dia tidak pernah lupa dengan bacaan Al Qur'an beserta maknanya.

Namun, sebagian lagi menyebut jika Mehmed mengalami gantuan penyakit tua karena usianya yang memang sudah lanjut.

Meski ada perbedaan informasi seputar kondisi kesehatannya sebelum meninggal, penyebab Mehmed Ali Seflek Hodja tutup usia adalah serangan jantung.

Dalam cuitannya, Dursun Ali menuliskan, "Permata berharga dari Nazilli (wilayah di Turki), Ali Şeflek kembali kepada Sang Pencipta saat membaca Al-Quran. Semoga dia ditempatkan di surga."

Harian Metro menuliskan jenazah Mehmed Ali Seflek Hodja dikebumikan di Eğriboyun, setelah disalatkan di Masjid Koca, Nazilli, Turki.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel