Heboh, Beginilah Ketika Emak-Emak Ditagih Hutang

 

Heboh, Beginilah Ketika Emak-Emak Ditagih Hutang


Namanya juga pekerjaan dimana ada keuntungan dan resiko dari setiap jenis  yang tersedia, akan tetapi untuk penagih hutang alias debt collector seolah memiliki banyak kekurangannya daripada keuntungan sementara ini.

Hal itu dikarenakan memang sekarang banyak orang yang telah banyak membangkang dan melawan. Salah satu kejadiannya yakni seperti berikut, dimana emak-emak membawa pasukannya untuk menolak ditagih hutang.

Memang benar, yang berhutang lebih galak dari yang menghutangkan. Bahkan hal ini sudah bukan menjadi rahasia umum lagi.

Dan baru-baru ini, tiba giliran seorang laki-laki menjadi korban sasaran amukan penghutang bernotabene emak-emak.

Walhasil, laki-laki yang bekerja sebagai kolektor itu mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Mulai dari diteriaki, dimarah, hingga didorong oleh seorang ibu yang mengenakan baju kuning.

Tak cukup sampai di situ, saat berjalan keluar dari rumah ibu-ibu tersebut, seperti dilansir today.line.me, seorang emak-emak lainnya yang diduga tetangganya tengah menunggu di luar sembari memegang sebatang kayu, seolah memberi ‘isyarat’, bersiap untuk memberinya ‘hadiah’ jika menagihnya.

Atas perilaku emak-emak yang mengamuk saat ditagih utang, pemuda itu akhirnya pasrah meninggalkan lokasi tanpa membawa hasil.

Sedangkan rekan pria kolektor yang merekam kejadian malah tertawa-tawa melihat ulah emak-emak tersebut.

Video unggahan di TikTok ini pun mendapat respon dari warganet. Banyak yang dibuat gemas dengan ulah emak-emak itu, dan tak sedikit pula yang simpatik pada si pria kolektor.

“Gemes banget sih.. jangan ngutang buk kalau nggak mau ditagih,” ujar @Queend Vhany.

“Jangan ngutang mangkanya kalau ngak mau ditagih,” timpal @motovlogKW.

“Dulu mau ngutang sampai ngemis2, sekarang ditagih malah ngamuk2, heran gua sama orang Indo,” sahut @hudakunn.

“Kasihan sama yang nagih utang, mereka juga bekerja. Tolong dong kalau ngak mau bayar jangan ngutang. Miris lihatnya,” komentar warganet lain bersimpati.

Iklan Atas Artikel

iklan 3

Iklan Bawah Artikel