Awalnya Utang Modal Rp 20 Juta ke Rentenir, Berbunga jadi Rp 25 Miliar, Kini si Ibu Harus Berurusan dengan Polisi

 

Awalnya Utang Modal Rp 20 Juta ke Rentenir, Berbunga jadi Rp 25 Miliar, Kini si Ibu Harus Berurusan dengan Polisi

Meminjam uang tanpa mensurvei terlebih dahulu merupakan kesalahan utama masyarakat. Bagi mereka, bunga utang menjadi urusan belakangan, dan yang terpenting uang dengan jumlah yang diinginkan cair.

Akibatnya, hutang pun tak kunjung lunas akibat bunga yang terus membengkak. Seperti apa yang dialami IS (31). Jumlah utang yang dimilikinya saat ini sungguh bikin syok, bahkan jantungan.

Bagaimana tidak, totalnya mencapai Rp 25 miliar lebih, ‘anak’ dari utang awalnya sebesar Rp 20 juta yang digunakan sebagai modal usaha jual telur.

“Pinjam Rp 20 juta harus dikembalikan dengan lebih Rp 8 juta, sekarang jual telur ke warung-warung, labanya enggak akan sampai Rp 8 juta, akhirnya untuk nutupin itu dia pinjem Rp 8 juta, nah dibalikin ke rentenir itu Rp 8 juta,” terang Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dede Sopandi, dilansir Kompas.com.

Seiring berjalannya waktu, bunga utang IS kian membesar akibat dilipatgulipatkan sang rentenir.

“Utangnya, catatan rentenir (utang IS) antara Rp 10 miliar hingga Rp 25 miliar lebih,” lanjut Kasat Reskrim.

Kini, buntut dari persoalan utang tersebut, IS harus berurusan dengan polisi. Bukan karena dilaporkan si rentenir, melainkan laporan palsunya yang mengada-ngadakan alami insiden begal oleh tiga pria di Garut, Jawa Barat, pada 8 Oktober 2021 lalu.

“Dia pusing ditagih-tagih terus jadi punya ide rampok agar rentenir percaya,” ungkap Kasat Reskrim.

Atas laporan palsunya tersebut, IS dijerat dengan Pasal 242 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 220 KUHP, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel