Duh Hanya Karena Aroma Masakan, Wanita Ini Dilaporkan oleh Tetangganya!

 

Duh Hanya Karena Aroma Masakan, Wanita Ini Dilaporkan oleh Tetangganya!

Hanya karena aroma masakan, wanita di Singapura ini sampai dilaporkan ke Lembaga Perumahan oleh tetangganya yang merasa terganggu.

Seorang wanita yang tidak diketahui namanya ini menceritakan dirinya yang mendapat surat teguran dari sebuah Lembaga Perumahan, Housing and Development Board di Apartemen tempat ia tinggal di unit HDB.

Lembaga perumahan tersebut mengeluarkan surat berdasarkan laporan dari tetangganya. Dalam teguran tersebut tertulis bahwa laporan tetangganya tersebut merasa terganggu dengan aroma dari masakan yang ia masak di apartemen.


Karena Aroma Masakan, Wanita Ini Dilaporkan oleh TetangganyaFoto: Istimewa

Wanita tersebut langsung menceritakan pengalaman anehnya ini melalui akun media sosial miliknya, sambil menyertakan foto bukti surat teguran.

"Serius Lembaga Perumahan Housing and Development Board? Sekarang kita gak boleh masak di rumah sendiri? Bau Masakan? Terus apa fungsinya rumah kalau gak boleh masak? Kita jarang masak. Terus apa masalahnya? Kita tetap gak boleh masak?." tulis wanita tersebut.

Padahal sepupu laki-laki yang tinggal bersama dengannya mengaku bahwa mereka tidak pernah masak makanan yang aneh-aneh. Selama ini mereka hanya sering memasak telur dadar dan mie instan.
Karena Aroma Masakan, Wanita Ini Dilaporkan oleh TetangganyaFoto: Istimewa

"Lucu ya! Gimana bisa kita dapat surat teguran seperti ini, padahal kita jarang di rumah beberapa hari terakhir ini. Lagi pula kita jarang masak selain buat telur dadar dan mie instan," tulis sepupunya.

Namun, World of Buzz (7/10) melaporkan bahwa dalam sebuah surat teguran tersebut, terdapat foto-foto makanan yang diunggah di akun media sosialnya dengan menyebut bahwa bisnis katering mereka lah sebagai penyebab bau tersebut.

Sebelumnya, wanita tersebut memang memiliki bisnis katering, tetapi ia mengaku tidak memasak makanannya tersebut di apartemen. Lagi pula bisnis kateringnya tersebut sudah berlisensi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel