Putus Sekolah, Salam Terpaksa Jadi Pemulung dengan Upah Hanya 7 Ribu untuk Hidupi Keluarga

Putus Sekolah, Salam Terpaksa Jadi Pemulung dengan Upah Hanya 7 Ribu untuk Hidupi Keluarga

Meski masih berusia 17 tahun, Salam harus jadi tulang punggung keluarga. Ketika seseorang memasuki usia remaja, biasanya ia sedang sedang sibuk belajar senang-senangnya berkumpul bersama temannya. Namun, ada juga sebagian yang lain yang harus gigit jari, merelakan masa sekolahnya, dan melanjutkan hidup dengan bekerja di usia dini.


Mungin, itu juga yang dialami oleh seoarang anak laki-laki bernama Salam. Dikutip dari laman Kitabisa.com, ia rela menjadi pemulung demi bisa bantu ekonomi keluarga.

Ia bernama lengkap Salamudin, yang saat ini berusia 17 tahun. Karena desakan ekonomi, saat tengah duduk di bangku sekolah dasar, ia kemudian memutuskan untuk berhenti. Ayahnya yang sudah tak bisa meliha lagi, hanya bisa di rumah dan tak bisa bekerja. Ditambah lagi, kakak dan neneknya adalah ODGJ yang juga harus dipenuhi kebuthan hidupnya.

Sedangkan sosok ibunya, kini sudah tiada. Beliau meninggal tanggal 26 Januari kemarin karena sakit. Ibu yang seharusnya masih ada untuk teman salam merawat keluarga. Sekarang sudah tiada. Salam seorang diri menjadi tulang punggung keluarga.

Mereka hidup di sebuah rempit berukuran 2×7 yang kondisinya cukup memprihatinkan. Rumah ini sering bocor ketika hujan tiba.
Setelah selesai mengurusi anggota keluarganya ini, Salam kemudian berangkat untuk mengumpukan bahan rongsokan. Ia mencari barang bekas dan sampah yang sekiranya bisa bernilai.

Seharian mengumpulkan barang bekas, Salam hanya bisa mendapatkan uang sebesar 7 ribu rupiah saja. Jika rongsokannya sedang sedikit, ia harus menelan ludah karena tak bisa membawa uang dan keluarganya harus bersabar menahan lapar.

Saat ini, harapannya tak muluk-muluk. Ia hanya ingin keluarganya bisa cukup makan, tanpa khawatir kelaparan di esko harinya. Nah bagi teman-teman yang ingin membantu meringankan beban Salam, bisa memberikan donasi lewat link berikut ya.

Sumber Artikel: diadona.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel