Hidup di Gubuk Derita dan Tak Punya Penghasilan, Teddy Kecam Anak Sule Berhenti Tebar Fitnah: Kalau Otaknya..

 Kisruh perebutan harta warisan Lina Jubaedah yang terjadi antara Teddy Pardiyana dan anak-anak Sule, hingga kini belum menemukan titik terang.

Dua tahun berlalu, nasib suami mendiang Lina Jubaedah, Teddy Pardiana kembali menuai berbagai sorotan. Bagaimana tidak? setelah rajin wara-wiri di layar kaca, sosok Teddy yang tadinya bertubuh gempal justru kini terlihat kurus kering.

Fisiknya yang tampak segar kini terlihat lesu dan juga loyo. Kemirisan itu pun makin menjadi saat melihat kediaman Teddy Pardiana yang sangat sederhana.

Teddy dan putrinya, Bintang terpaksa tinggal di sebuah gubuk bekas pemancingan umum. Hal itu terpaksa dilakoni Teddy lantaran selama ini dirinya tak memiliki penghasilan. Sumber nafkah Teddy Pardiyana dari sebuah kost-kostan pun nyaris tak bersisa.

Usut punya usut mantan sopir pribadi almarhum Lina Jubaedah yang kini bekerja bersama Sule, dikabarkan membawa semua uang kostan yang seharusnya diserahkan ke Teddy. Karena hal itu, Teddy pun geram. Dirinya kini tak bisa hidup layak lantaran seluruh pendapatannya di blokir.

“Sampai sekarang dari tahun 2018 itu yang pertama gak setor ke saya, terus sekarang diambil Pak Asep, ini saya mau mempertanyakan, kenapa uangnya ke sana (anak-anak Sule),” ucap Teddy seperti dikutip dari YouTube Indosiar.

Tak cuma dirampas hak penghasilannya, Teddy juga mengaku sulit menjual bangunan kostan tersebut karena selalu ada klaim yang mengatakan bangunan tersebut bukan milik Teddy.

“Dari pihak sana (anak-anak Sule) banyak yang bilang ini (aset kostan) bukan punya Pak Teddy, tolong buktikan kalo emang a Iky (Rizky Febian) atau yang lain mengklaim, tolong perlihatkan legalitasnya,” ujarnya.

Padahal dijelaskan Teddy, dirinya memiliki bukti kuat kepemilikan bangunan kostan, Teddy pun memamerkan bukti kwitansi pembelian bangunan seharga Rp2 miliar.

Dia pun menegaskan jika kostan yang dia miliki tak memiliki keterkaitan dengan harta warisan milik almarhum Lina Jubaedah.

Pada anak-anak Sule, Teddy mengecam agar berhenti mempersulit kehidupannya. Apalagi sampai harus terus menyebar sebuah kebohongan.

“Bukan egois, tapi memperjuangkan hak. Sudah lama banyak mengalah banyak difitnah. Kalau otaknya cerdas, jelas semua kasus selesai,” kata Teddy Pardiana lagi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel